Pengertian dan Ciri-ciri Teks Eksplanasi Kelas 9 Kurikulum Merdeka
Pengertian Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi adalah teks yang berisi penjelasan mengenai proses terjadinya suatu peristiwa atau fenomena. Fenomena yang dibahas dapat berupa peristiwa alam, sosial, budaya, maupun ilmu pengetahuan. Tujuan utama teks eksplanasi adalah memberikan pemahaman kepada pembaca tentang mengapa dan bagaimana suatu peristiwa dapat terjadi.
Menurut Rizka Desriani, dkk. dalam buku Metamorfosis Teks Eksplanasi dalam Kehidupan (2020), teks eksplanasi memuat keterangan, proses, dan alasan terjadinya suatu peristiwa. Sementara itu, Taufiqur Rahman (2018) menyatakan bahwa teks eksplanasi berfokus pada fenomena yang bersifat umum dan keilmuan, bukan pada peristiwa pribadi.
Ciri-ciri Teks Eksplanasi
1. Berisi Fakta tentang Fenomena Alam, Sosial, atau Budaya
Teks eksplanasi selalu didasarkan pada fakta yang benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan secara ilmiah atau logis. Fakta tersebut disajikan untuk menjelaskan suatu fenomena, bukan untuk berkhayal atau mengarang cerita.
Contoh:
Gunung meletus terjadi karena adanya tekanan magma yang sangat tinggi di dalam perut bumi sehingga mendorong magma keluar melalui celah kerak bumi.
2. Membahas Proses Terjadinya Suatu Peristiwa
Ciri utama teks eksplanasi adalah menjelaskan proses atau tahapan terjadinya suatu peristiwa secara runtut, mulai dari sebab hingga akibat yang ditimbulkan.
Contoh:
Proses terjadinya hujan dimulai dari penguapan air laut akibat panas matahari, kemudian uap air mengembun membentuk awan, dan akhirnya jatuh ke bumi sebagai hujan.
3. Bersifat Informatif dan Tidak Bertujuan Memengaruhi Pembaca
Teks eksplanasi bertujuan memberikan informasi dan pengetahuan. Oleh karena itu, teks ini tidak mengandung unsur ajakan, bujukan, atau opini pribadi penulis.
Contoh:
Kemacetan lalu lintas disebabkan oleh meningkatnya jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan serta kurangnya disiplin pengguna jalan.
(Kalimat tersebut menjelaskan sebab, bukan mengajak atau menyalahkan pihak tertentu.)
4. Menggunakan Bahasa Baku dan Istilah Keilmuan
Bahasa yang digunakan dalam teks eksplanasi bersifat formal dan baku. Selain itu, sering ditemukan istilah-istilah keilmuan yang sesuai dengan topik yang dibahas.
Contoh:
Fotosintesis adalah proses pembentukan makanan pada tumbuhan dengan bantuan cahaya matahari, karbon dioksida, dan air.
5. Berfokus pada Hal-hal yang Bersifat Umum
Teks eksplanasi tidak membahas peristiwa yang bersifat pribadi atau individual. Fenomena yang dijelaskan bersifat umum dan terjadi dalam kehidupan masyarakat luas.
Contoh:
Tsunami merupakan gelombang laut besar yang terjadi akibat gempa bumi bawah laut, letusan gunung api, atau longsoran dasar laut.
Dengan memahami pengertian dan ciri-ciri teks eksplanasi, pembaca dapat lebih mudah membedakan teks eksplanasi dengan jenis teks lainnya. Teks ini berperan penting dalam menyampaikan informasi ilmiah dan pengetahuan secara logis, runtut, dan dapat dipahami oleh berbagai kalangan.
Sumber: https://www.kompas.com/skola/read/2022/08/12/093000869/ciri-umum-dari-teks-eksplanasi
Waluyo, Budi. 2023. Bahasa dan Sastra Indonesia untuk Kelas IX SMP dan SMP. Solo : Tiga Serangkai
Komentar
Posting Komentar